Busana Murah tapi Bukan Murahan

Busana Murah tapi Bukan Murahan

Pakaian merupakan salah satu dari tiga kebutuhan pokok manusia selain pangan dan tempat tinggal. Selain berfungsi sebagai penutup dan pelindung tubuh, pakaian yang kita gunakan bisa menjadi simbol dari berbagai hal, misalnya kepribadian, ekspresi perasaan, hingga status sosial yang kita sandang. Banyak orang yang menafsirkan orang berpakaian bagus sebagai orang dari kalangan berada, atau menganggap orang dengan pakaian berantakan adalah orang yang pemalas. Meskipun angapan-anggapan ini tidak seratus persen benar, tetapi hal ini cukup menunjukkan bahwa pakaian yang dikenakan seseorang memang mempunyai fungsi lebih dari sekedar sarana pemenuhan kebutuhan pokok. Oleh karena itu, kita pun hendaknya memperhatikan gaya berbusana kita sehari-hari. Jika pun kita memilih busana murah, carilah model yang cukup menarik dan yang lebih penting adalah sesuai dengan etika kesopanan.

Busana murah sering dikaitkan dengan kualitas yang jelek ataupun model yang pasaran. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar atau sepenuhnya salah. Banyak faktor yang menyebabkan murahnya harga baju yang kita beli, yang salah satunya memang kualitas baju yang dijual. Kualitas baju sendiri dapat dilihat dari bahan yang digunakan, model dan kualitas jahitan, serta desain baju. Di samping itu, model yang pasaran juga dianggap sebagai kualitas dari busana yang murah secara harga. Logikanya adalah ketika baju dengan model yang sama diprodksi dalam jumlah besar, lebih besar kemungkinannya produsen menjualnya dengan harga yang lebih murah dibanding baju yang hanya diproduksi dalam jumlah sangat terbatas, terlihat pada harga baju di pasar dan butik desainer yang jauh berbeda. Harga baju dari butik yang mendesain baju sendiri cenderung lebih mahal karena baju dengan model tertentu hanya diproduksi dalam jumlah sedikit.

Ada harga ada rupa. Kalimat sakti ini cukup mempengaruhi pemikiran masyarakat yang kemudian menganggap bahwa harga murah berarti kualitas barang pun ‘murah’. Meskipun demikian, ada pula yang membantahnya dengan mengatakan bahwa harga tidak menjamin kualitas. Kedua pernyataan ini pun memiliki sisi benarnya masing-masing. Pada kenyataannya, kita pun bisa mendapatkan busana murah dengan kualitas yang tidak ‘murahan’, misalnya dengan membeli langsung ke tempat produsen atau membeli di grosir. Tak jarang ditemukan baju mahal dengan kualitas yang tidak sebanding. Satu hal yang penting ketika memakai busana adalah bagaimana kita nyaman dan percaya diri dengan baju yang kita kenakan. Baju murah pun bisa terlihat ‘mahal’ jika kita mengenakannya dengan cara yang tepat.

Related Search:  busana bukan murahan - busanamurahpasaran -

Comments are closed.