Kain Songket Yang Dibuat Oleh Orang Cina, India, Melayu, Dan Arab

Salah satu bukti kekayaan budaya di Indonesia adalah kain songket. Songket adalah kain tradisional asli Minangkabau. Kain ini merupakan kain tradisional masyarakat melayu yang mendiami daerah di sekitar Malaysia, brunei, dan sumatera utara. Kain yang indah ini dibuat dengan menggunakan alat tenun dengan benang berwarna perak dan emas. Songket biasanya dipakai pada acara-acara resmi karena kesannya yang elegan dan mewah.

Sejarah kain songket adalah sejarah panjang perpaduan antara budaya melayu, arab, india, dan tiongkok. Pada jaman dahulu teknik tenun songket ini diajarkan oleh pedagang dari timur tengah kepada masyarakat di sumatera. Sedangkan pedagang-pedagang dari india lah yang menyediakan benang perak dan emas dan pedagang-pedagang tiongkok menyediakan benang sutera. Kemudian bahan-bahan utama dari India dan Tiongkok ditenun dengan menggunakan ilmu orang Arab oleh orang Melayu. Perpaduan budaya hasil dari kerjasama perdagangan dan ilmu pengetahuan dari beberapa bangsa inilah yang menghsilkan songket. Songket memiliki beberapa motif menarik. Hampir setiap daerah penghasil kain tradisional yang indah ini memiliki motif sendiri. Beberapa contoh motif songket adalah simasan, barantai putiah, barantai merah, tampuak manggih, kunang-kunang, salapah, buah palo, salik kalamai, dan masih banyak motif-motif lainnya.

Sejak jaman dahulu hingga sekarang, kain songket sangat digemari sebagai baju utama untuk pernikahan adat ala melayu, minangkabau, Palembang, bali, dan aceh. Kain ini juga seringkali dipakai sebagai seserahan mempelai lelaki untuk mempelai wanita.

Related Search:  harga kain songket india - makna songket salapah - kain songket dengan kain batik - motif kain songket tradisional aceh - kain songket jaman dahulu - kain songket india - songket arab - batik di buat oleh oang -

Comments are closed.