Makna Kain Ulos bagi Masyarakat Batak

Provinsi Sumatera Utara merupakan tujuan wisata yang tidak ada habisnya. Selain keindahan Danau Toba nya yang eksotis, Sumatera Utara juga diperkaya tarian, makanan dan seni kerajinan yang unik dan menarik. Salah satu kerajinan yang tidak ada di tempat lain adalah kain ulos. Ulos sendiri berarti kain. Ulos adalah kain tenun khas suku Batak yang memiliki beragam arti dan makna.

Masyarakat Tapanuli mengartikan kain ulos sebagai lambang ikatan kasih sayang, lambang jabatan atau kedudukan dan sebagai media komunikasi masyarakat adat Batak. Kain ulos selalu digunakan saat momen spesial seperti upacara perkawinan, kelahiran anak, perayaan rumah baru hingga upacara kematian. Tradisi juga menyebutkan bahwa kain ulos diberikan kepada wanita yang sedang mengandung agar ia diberi kemudahan saat melahirkan dan sang ibu diberi perlindungan saat proses melahirkan berlangsung. Selain itu, acara yang berkaitan dengan adat dan tradisi tidak akan dianggap sah bila para tamu undangan dan tuan rumah acara tidak menggunakan kain ulos.

Ada tata cara khusus dalam memberikan kain ulos kepada seseorang. Diistilahkan dengan mangulosi yakni memberikan ulos hanya berlaku kepada orang yang status sosial atau status kekerabatan yang lebih rendah saja. Misalnya orang tua memberi ulos kepada anak-anaknya, namun anak dilarang memberi ulos kepada orang tuanya. Keunikan lain adalah ada tiga cara pemakaian kain ulos tersebut yang disesuaikan dengan jenis ulos dan fungsinya masing masing. Pertama dipakai di badan, yang kedua dililit di kepala dan yang terakhir dililit di pinggang.

Related Search:  arti dan makna kain jumputan - makna batik ulos batak - ARTI DAN MAKNA MANGULOSI - makna kain ulos - rumah batak butik - arti lambang batik ulos - nama batik batak dan maknanya - pengertian batik ulos dan artinya - manfaat batik ulos - apa tujuan ulos bagi masyarakat batak -

Comments are closed.