Motif Tradisional Itu Apa?

Motif Tradisional Itu Apa?

Maksudnya, pola yang dipakai sejak zaman dahulu dan masih digunakan di kain-kain batik yang kita temui sekarang. Memang kebanyakan motif tradisional atau yang juga disebut motif kuno ini melekat dengan warna-warna dasar dan gelap, misalnya sogan. Mau tahu beberapa di antaranya? Yuk, baca uraian selanjutnya.

Wirasat Delimo

Pola ini memadukan empat motif: Truntum, Cakar, Sidomukti dan Sidoluhur. Semuanya adalah kondisi yang diinginkan semua manusia. Seperti Wirasat Buntal, maknanya adalah harapan pemakai untuk mendapat kemuliaan, kemasyhuran dan keluhuran dari Sang Pencipta.

Babon Angrem

Pernah melihat ayam betina mengerami telurnya? Apa yang langsung terpikir begitu kamu menyaksikan peristiwa alam itu? Pola Babon Angrem merekamnya dalam makna terkait harapan akan kesuburan dan keturunan. Di sana ada lukisan tumbuhan kecil serta saluran indung telur yang penuh bakal calon bayi.

Kantil

Ini bunga putih dan kuning yang harum, sering digunakan dalam acara-acara berbau magis. Nama latinnya Michelia Alba, tumbuh di Jawa Tengah dan mulai dibudidayakan. Motif bunga kantil pada batik menandakan kesetiaan dan keteguhan iman, sehingga banyak dipakai pada acara pernikahan.

Canthel

Orang Sunda atau Jawa tidak asing lagi dengan kata ini. Canthel, atau bahasa Sundanya cantel, berarti kaitan. Biasanya dua jari kelingking dikaitkan sebagai tanda berbaikan, terutama pada anak-anak kecil yang bertengkar sewaktu bermain. Ada pula yang mengatakan bahwa canthel pada kain batik berarti sejenis padi, simbol harapan akan kemakmuran.

Parang Kusuma

Pernah dengar Tapak Dara? Bunga ini bisa digunakan sebagai obat. Nama latinnya Catharanthus roseus, juga dipelihara sebagai tanaman hias. Warna bunganya putih dan merah. Kalau diamati baik-baik, pola kain batik Parang Kusuma menggambarkan garis-garis bunga Tapak Dara ini. Jadi pakailah kain motif tersebut jika kamu menaruh harapan menjadi seseorang yang harum namanya. Wajar kalau ada kaitan dengan bunga, sebab Kusuma juga berarti ‘bunga yang telah mekar’. Salah satu kesempatan yang cocok untuk mengenakan kain motif Parang Kusuma ini adalah ketika seorang gadis melaksanakan upacara tukar cincin adat Jawa.

Related Search:  Batik parang kusuma cocok dipakai kaum - kain batik sidomukti buntal - artikel motif hias batik wirasat - apa yg dmaksud motif tradisional - kainbatik buntal - motif batik parangkusumo cocok dipakai oleh kaum - simbol motif kantil pada kain batik - makna sogan wirasat - apakah motif tradisional itu - makna arti motif lung lungan kantil -

Comments are closed.